Kamis, 01 September 2016

Ummu Hani_Fungsi dari bagian-bagian Kamera Video

Fungsi dari bagian-bagian Kamera Video

Bagian-bagian Kamera video :



  1. Penutup lensa.

  1. Layar LCD.

  1. Tombol pembuka layar LCD.

  1. Tombol volume.

  1. Batery.

  1. Pengunci batery.

  1. Tombol power.

  1. Tombol start/stop merekam.

  1. Jek memasukan listrik dari adaptor .

10.Tempat memasang tali handy camera Lensa.

11.Informasi Battery

12.Tombol Lampu

13.Tombol untuk memilih kualitas warna

14.Lensa

15.Mikrophone/Mike

16.Lampu tanda Merekam

17.Infrared (Merekam di tempat Gelap)

18.Tombol cntrol Video

19.Tombol Penggunaan Lampu

20.Tombol FADER

21.Tombol BACK LIGHT

22.Tombol FOCUS


Fungsi dari bagian-bagian Kamera Video
DSLR
itu adalah digital single lens reflex, maksudnya ialah sebuah kameradengan sistem digital (menggunakan prosessor, chip, memory, dan kecanggihanteknologi dalam menangkap gambar) yang memakai satu buah lensa yangterpasang di body kamera tersebut. reflex mirror didalam kamera akan naik keatas disaat kamu menekan tombol shutter dan di saat itu sensor gambar didalam kamera akan merekam suatu gambar.
Eyepiece (dudukan mata)
= dudukan untuk mata kita disaat melihat keviewfinder.
Viewfinder (jendela bidik)
= viewfinder menggunakan metode pentaprisma(bentuk segilima) yang ditempatkan di atas jalur optikal melalui lensa kelempengan sensor image. cahaya yang masuk kemudian dipantulkan ke atasoleh mirror (kaca cermin pantul) dan mengenai pentaprisma. pentaprisma

kemudian memantulkan cahaya beberapa kali hingga mengenai viewfinder (jendela bidik). saat tombol shutter dilepaskan, kaca membuka jalan bagi cahayasehingga cahaya dapat langsung mengenai sensor image.
Image sensor (sensor penangkapan gambar)
= sebuah sensor yangdigunakan untuk mengolah dan menangkap suatu gambar yang terdapat didalam sebuah kamera. ukuran sensor ada bermacam-macam, yaitu APS-C
Fungsi dan bagian-bagian kamera video serta teknik pengambilan gambar Hal. 3
berukuran 15x23mm, APS-H berukuran 19x29mm, dan FULL-FRAME 24x36mm(sama dengan besar ukuran film).
Flash (cahaya seperti blits)
= flash biasanya digunakan untuk menolong kitadalam mengambil foto dalam keadaan gelap.
Hotshoe (dudukan eksternal flash)
= sebuah dudukan untuk eksternal flashyang biasanya berada di tengah atas body kamera.
Lens (lensa)
= sebuah lensa yang tertanam di mount body kamera (lensa bisadilepas dr body dan diganti) yang berfungsi untuk memokuskan cahaya hinggamampu ditangkap oleh image sensor. di bagian luar lensa biasanya terdapat tigacincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma,dan cincin fokus. karakter lensa itu ada 5, wide (melebar), macro(memperbesar),tele (zoom), tilt & shift dan fish eye. dan jenis lensa ada 2 fix(tidak bisa dirubah seperti, 50mm) dan zoom (ada rangenya seperti, 17-85mm).lensa juga mempunya fitur is (image stabilizer) untuk meredam getaran daritangan dan usm (ultrasonic motor) untuk mempercepat dan sunyi dalampencarian focusing. *is usm kode di jenis kamera dlsr canon. fitur tersebut dilensa kamera dslr lainnya juga ada, tapi kode nama yang lain tetapi denganfungsi yang sama.
Lenshood
= sebuah tambahan pada lensa untuk mengurangi cahaya yangberlebih, dampak flare dan pelindung bagian depan permukaan lensa, dan jugasebagai penambah tampilan lensa agar terlihat lebih sangar. *ingat : pemakaianhood yang tidak sesuai dengan seri lensanya akan menimbulkan vignetting(vignetting = flek hitam pada sisi-sisi ujung hasil gambar).
LCD monitor (layar LCD)
= untuk melihat hasil gambar dan memantau modeyang kita pakai untuk mengambil gambar.
Titik focus
= jika kamu melihat ke dalam viewfinder, maka kamu akan melihatsebuah titik-titik kecil yang tersebar (banyaknya titik tergantung jenis dan modelkamera) dimana titik focus itu untuk membantu kamu mencari focus gambar yang mau diambil.
BODY CAMERA
Body camera ini berisi tabung pengambil gambar (pick up tube) yang berfungsiuntuk merubah gambar optik yang di hasilkan lensa menjadi sinyal elektrik.Di body camera ini biasanya juga di lengkapi dgn beberapa fasilitas cameraseperti: white balance,shuuter speed,digital efek dll tergantung jenis camera dankebutuhannya


Rabu, 31 Agustus 2016

Ummu Hani_TUTORIAL ADOBE CAPTIVATE

TUTORIAL ADOBE CAPTIVATE

Hai guys, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara menggunakan Adobe Captivate dalam pembuatan dokumen presentasi :) . Adobe Captivate merupakan software yang digunakan untuk membuat sebuah dokumen presentasi maupun membuat tutorial. Kelebihan adobe captivate sendiri dibandingkan dengan software yang lain seperti power point, pada adobe captivate ini bisa merekam semua aplikasi yang ada dalam komputer kita yang sedang kita jalankan yang kemudian bisa dibuat menjadi sebuah tutorial. Untuk mengenal lebih jauh tentang aplikasi ini mari kita mempelajari aplikasi ini dimulai dari basic penggunaan software ini. Ikutilah langkah-langkah dibawah ini:

1. Buka aplikasi adobe captivate 4 pada komputer anda, selanjutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini!pilih software simulation
2. Setelah memilih software simulation akan keluar tampilan seperti dibawah ini, kemudian pilih aplications dan pilih aplikasi yang sedang anda jalankan dan ingin anda buat tutorialnya. Dalam contoh pada gambar di bawah ini saya memilih aplikasi coreldraw sebagai aplikasi yang akan saya buat tutorial penggunaan/belajar corel draw dengan merekamnya menggunakan adobe captivate yang kemudian akan menjadi sebuah file presentasi atau tutorial.

3. selanjutnya pilih ukuran screen yang akan dibuat. Dalam contoh pada gambar dibawah ini saya menggunakan ukuran screen 680 x 480 full screen, kemudian tekan ok
 
 
 4. setelah memilih ukuran screen maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Selanjutnya untuk merekamnya anda tinggal menekan tombol ● pada layar sebelah kiri atas dan anda tinggal mainkan program yang akan anda buat tutorialnya seperti pada gambar yang saya contohkan dibawah ini dengan menggunakan aplikasi coreldraw.


5. kemudian untuk menghentikan proses perekaman atau jika anda sudah selesai membuat tutorialnya, tekan tombol End pada keyboard anda. Maka adobe captivate akan secara otomatis menghentikan proses perekamannya kemudian anda tinggal menyimpan data rekamannya saja kedalam folder yang anda inginkan.

6. hasil akhirnya akan seperti pada gambar dibawah ini dan untuk melihat hasilnya tekan preview > project kemudian anda akan mengetahui hasil dari tutorial yang telah anda buat tadi.


Senin, 29 Agustus 2016

Ummu Hani_MEMAHAMI CARA PENGGUNAAN PERALATAN TATA CAHAYA

MEMAHAMI CARA PENGGUNAAN PERALATAN TATA CAHAYA
Unsur-unsur penting dalam pencahayaan adalah:
1.     Tersedianya peralatan dan perlengkapan
2.    Tata letak dan titik fokus
3.    Keseimbangan warna
4.    Penguasaan alat dan perlengkapan
5.    Pemahaman naskah
Fungsi khusus pencahayaan yaitu:
1.     Mengadakan pilihan bagi segala hal yang diperhatikan
2.    Mengungkapkan bentuk
3.    Membuat gambar wajah
4.    Membuat komposisi
Objek penting dalam pencahayaan:
1.     Menerangi
2.    Menciptakan peluang 3dimensi
3.    Menuntun perhatian penonton
4.    Menciptakan mood dari sebuah adegan
5.    Menjelaskan waktu

6.    Mengkontribusikan berbagai aspek estetis dalam pengkomposisian

Jumat, 26 Agustus 2016

Ummu Hani_JENIS-JENIS PROTOKOL JARINGAN

JENIS-JENIS PROTOKOL JARINGAN
Contoh-contoh protokol yg paling populer di gunakan adalah ethernet local tall, token ring, have FDDI.
-protocol jaringan ethernet merupakan protocol yang paling banyak digunakan. Ethernet menggunakan cara masuknya akses methord yg dikenal sebagai CSMA/CD (carrier sense multiple acces/collision detection) biasanya digunakan topologi linear,bus.
-bintang/pepohonan data bisa di kirim menggunakan kabel.
-pasangan berpintal (twisted pair), kabel sipaxi (coksial) atau kabel pyber optick pada kecepatan 10 mbps.
-protocol jaringan ethernet cepat (fast ethernet) untuk meningkatkan pengiriman informasi yang lebih cepat, protocol ethernet telah membangun suatu standar mendukung dan memungkinkan 100 mbps. Inilah yang di kenal sebagai ethernet  panas. Ethernet cepat membutuhkan pergunaan concerator/ pusat yang berbeda dan lebih mahal biayanya dan jaringan kartu antar muka (network interface card).
      Protocol jaringan local tall adalah jaringan yg di kembangkan oleh apple komputer machintos. Cara yang digunakan CSMA/CD. System operasi machintos memungkinkan system operasi sesama clien (peer to peer) tanpa perlu perangkat lunak tambahan dengan penambahan versi file apple share , system clien server boleh di laksanakan. Mengisinkan topologi linear bus/ topologi tree dengan menggunakan kabel pasangan berpintal. Kekurangan dari segi kecepatan untuk pengiriman informasi local tall hanya 230 kbps. Protocol jaringan token ring di kembangkan oleh perusahaan IBM pada pertengahan tahun 1980-an. Cara masuknya menggunakan informasi di dalam suatu lingkaran. Protocol taken ring menghendaki topologi star. Ring dengan petunjuk kabel pasangan berpintal/piberoptick. Ia beroperasi pada kecepatan 4 mbps/16 mbps. Oleh karna penggunaan ethernet yang semakin populer, lingkungan sekolah kurang menggunakan gelang token.
-protocol jaringan fiber distribut data interfase (FDDI) merupakan 1 protocol jaringan pertama untuk menghubungkan 2 atau lebih jaringan area local. Untuk wilayah yang jauh jaraknya. Cara masuk yg digunakan FDDI juga melibatkan pengiriman token. FDDI menggunakan topologi.


-fisik ring kembar, kelebihan kecepatan di dalam pengiriman informasi. Ia beroperasi menggunakan kabel fiber optick di 100 mbps.

Sabtu, 20 Agustus 2016

Ummu Hani_LIGHTHING

LIGHTHING
I. Pengertian
Salah satu unsur penting dalam pementasan teater adalah tata cahaya atau lighting. Lighting adalah penataan peralatan pencahayaan, dalam hal ini adalah untuk untuk menerangi panggung untuk mendukung sebuah pementasan. Sebab, tanpa adanya cahaya, maka pementasan tidak akan terlihat. Secara umum itulah fungsi dari tata cahaya. Dalam teater, lighting terbagi menjadi dua yaitu:

1. Lighting sebagai penerangan. Yaitu fungsi lighting yang hanya sebatas menerangi panggung beserta unsur-unsurnya serta pementasan dapat terlihat.
2. Lighting sebagai pencahayaan. Yaitu fungsu lighting sebagai unsur artisitik pementasan. Yang satu ini, bermanfaat untuk membentuk dan mendukung suasana sesuai dengan tuntutan naskah.

II. Unsur-unsur dalam lighting.

Dalam tata cahaya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan, antara lain :

1. Tersedianya peralatan dan perlengkapan. Yaitu tersedianya cukup lampu, kabel, holder dan beberapa peralatan yang berhubungan dengan lighting dan listrik. Tidak ada standard yang pasti seberapa banyak perlengkapan tersebut, semuanya bergantung dari kebutuhan naskah yang akan dipentaskan.
2. Tata letak dan titik fokus. Tata letak adalah penempatan lampu sedangkan titik fokus adalah daerah jatuhnya cahaya. Pada umumnya, penempatan lampu dalam pementasan adalah di atas dan dari arah depan panggung, sehingga titik fokus tepat berada di daerah panggung. Dalam teorinya, sudut penempatan dan titk fokus yang paling efektif adalah 450 di atas panggung. Namun semuanya itu sekali lagi bergantung dari kebutuhan naskah. Teori lain mengatakan idealnya, lighiting dalam sebuah pementasan (apapun jenis pementasan itu) tatacahaya harus menerangi setiap bagian dari panggung, yaitu dari arah depan, dan belakang, atas dan bawah, kiri dan kanan, serta bagian tengah.
3. Keseimbangan warna. Maksudnya adalah keserasian penggunaan warna cahaya yang dibutuhkan. Hal ini berarti, lightingman harus memiliki pengetahuan tentang warna.
4. Penguasaan alat dan perlengkapan. Artinya lightingman harus memiliki pemahaman mengenai sifat karakter cahaya dari perlengkapan tata cahaya. Tata cahaya sangat berhubungan dengan listrik, maka anda harus berhati-hati jika sedang bertugas menjadi light setter atau penata cahaya.
5. Pemahaman naskah. Artinya lightingman harus paham mengenai naskah yang akan dipentaskan. Selain itu, juga harus memahami maksud dan jalan pikiran sutradara sebagai ‘penguasa tertinggi’ dalam pementasan.

Dalam sebuah pementasan, semua orang memiliki peran yang sama pentingnya antara satu dengan lainnya. Jika salah satu bagian terganggu, maka akan mengganggu jalannya proses produksi secara keseluruhan. Begitu pula dengan “tukang tata cahaya’. Dia juga menjadi bagian penting selain sutradara dan aktor, disamping make up, stage manager, dan unsur lainnya. Dengan kata lain, lightingman juga harus memiliki disiplin yang sama dengan semua pendukung pementasan.

Dari paparan di atas, semuanya dapat dicapai dengan belajar mengenai tata cahaya dan unsur pendukung lainnya.

III. Istilah dalam tata cahaya.

1. lampu: sumber cahaya, ada bermacam, macam tipe, seperti par 38, halogen, spot, follow light, focus light, dll.

2. holder: dudukan lampu.

3. kabel: penghantar listrik.

4. dimmer: piranti untuk mengatur intensitas cahaya.

5. main light: cahaya yang berfungsi untuk menerangi panggung secara keseluruhan.

6. foot light: lampu untuk menerangi bagian bawah panggung.

7. wing light: lampu untuk menerangi bagian sisi panggung.

8. front light: lampu untuk menerangi panggung dari arah depan.

9. back light: lampu untuk menerangi bagian belakang panggung, biasanya ditempatkan di panggung bagian belakang.

10. silouet light: lampu untuk membentuk siluet pada backdrop.

11. upper light: lampu untuk menerang bagian tengah panggung, biasanya ditempatkan tepat di atas panggung.

12. tools: peralatan pendukung tata cahaya, misalnya circuit breaker (sekring), tang, gunting, isolator, solder, palu, tespen, cutter, avometer, saklar, stopcontact, jumper, dll.

13. seri light, lampu yang diinstalasi secara seri atau sendiri-sendiri. (1 channel 1 lampu)

14. paralel light, lampu yang diinstalasi secara paralel (1 channel beberapa lampu).

Seperti yang telah di ungkapkan di atas, secara sederhana hal-hal tersebut adalah yang pada umumnya harus diketahui oleh lightingman, selanjutnya baik tidaknya tatacahaya bergantung pada pemahaman, pengalaman dan kreatifitas dari lightingman. Intinya, jika ingin menjadi ‘lightingman sejati’, Anda harus banyak belajar dan mencoba (trial and error).

ASAS-ASAS PENATAAN CAHAYA

Kursus ini meninjau cahaya dari segi teori dan manfaat mencahayakan suatu pementasan. Tumpuan diberikan terhadap hal-hal berikut:

• Fungsi dan kualitas cahaya

• Aspek rekabentuk dalam cahaya

• Asas elektrik; mengenali bentuk-bentuk seri dan paralel serta menggunakan undang-undang Ohm untuk menyelesaikan masalah tentang arus, rintangan, voltan dan tenaga.

• Aspek optik – iaitu aspek pantulan dan pembiasan cahaya di dalam berbagai permukaan jenis reflektor dan ciri-cirinya tentang pembiasan cahaya.

• Jenis dan fungsi lampu yang digunakan di dalam teater

• Kegunaan warna di dalam pementasan teori warna dan pengawalan warna

• Sistem pemalap [dimmer system] – manual dan memory

• Mencipta ‘light plot’ dan membentuk ‘lighting cues’

10 TRIK APLIKASI WARNA

1. Aplikasi warna cerah pada salah satu elemen luar, misalnya untuk warna merah bata pada pagar, menjadi aksen untuk keseluruhan rumah.

2. Warna netral untuk fasad bangunan lebih baik, tapi jika ingin menggunakan wana cerah, aplikasikan hanya pada satu bidang.

3. Perpaduan warna cokelat dengan hijau dapat membuat atmosfer ruang menjadi lebih tenang.

4. Abu-abu muda serta hijau kecokelatan mampu menghadirkan kecerahan dalam ruangan.

5. Pada warna ruangan yang terlihat monoton, tambahkan cahaya buatan agar ruangan lebih “hidup”.

6. Warna-warna lembut dan cahaya buatan yang temaram dapat memberikan kehangatan dan keakraban suasana pada ruang keluarga dan kamar tidur.

7. Permainan dinding dengan warna natural akan membuat ruangan lebih luas.

8. Warna dinding natural yang berbeda-beda pada setiap ruang akan menciptakan suasana yang berbeda pula untuk masing-masing ruang tersebut.

9. Pagar merah bata, dinding abu-abu tua, dan dinding abu kecokelatan membuat tampilan rumah lebih dinamis.

10. Untuk menghilangkan kesan gelap di kamar mandi, gunakan keramik warna krem pada dinding dan putih pada lantai.

Unsur dekor juga memanfaatkan cahaya untuk membantu suasana tertentu. Misalnya, cahaya terang menyiratkan siang hari, atau cahaya berwarna biru menyiratkan suasana malam hari. Cahaya berwarna juga digunakan untuk memberi aksentuasi pada adegan atau tokoh tertentu.