Rabu, 31 Agustus 2016

PSG Siap Tekor demi Datangkan Benzema

PSG Siap Tekor demi Datangkan Benzema


Paris Saint Germain (PSG) ingin menghentak di detik akhir bursa transfer. Le Parisien kabarnya punya hasrat memboyong striker Real Madrid, Karim Benzema ke Parc des Princes.

Seperti dilansir
 The Sun, PSG ingin mencari pengganti Zlatan Ibrahimovic yang hijrah ke Manchester United. Memang, mereka sudah memiliki Edinson Cavani. Namun striker asal Uruguay ini dinilai belum cukup.

Demi memenuhi hasrat memboyong
 Benzema, PSG disebut telah menyiapkan dana 50 juta pounds atau Rp. 871 miliar. Saat ini, Benzema sendiri tengah mengalami cedera.

Striker asal Prancis itu belum bisa merumput karena masih menjalani proses penyembuhan. Alhasil, perannya digantikan Alvaro Morata yang dipulangkan Madrid dari Juventus.

Benzema didatangkan Madrid dari Olympique Lyonnais pada awal musim 2009/10. Striker berusia 28 tahun itu telah tampil 215 kali dan membukukan 111 gol bagi Los Merengues -julukan
 Real Madrid.
Di musim ini, kiprah Benzema mendapat tantangan serius dari Alvaro Morata. Selama dia cedera, Morata bermain dengan baik sebagai tumpuan di lini depan El Real. Di tiga laga awal, striker berusia 23 tahun ini telah mencetak satu gol. Tempatnya pun dijamin oleh pelatih Zinedine Zidane.
"Kami senang membawanya kembali. Dia akan tetap jadi pemain Madrid," kata Zidane.


Selasa, 30 Agustus 2016

polisi: Diciduk bareng Gatot Brajamusti, Reza Artamevia Positif Narkoba

polisi: Diciduk bareng Gatot Brajamusti, Reza Artamevia Positif Narkoba

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa urine penyanyi Reza Artamevia terindikasi positif narkoba.
Reza merupakan salah satu dari delapan orang yang tertangkap di kamar hotel di Mataram bersama Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti dan enam orang lainnya.
"Iya betul, infonya hasil tes urinenya (Reza) positif," ujar Boy saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2016).
Namun, saat ditangkap, tak ada barang bukti yang melekat pada Reza. Sementara itu, Boy tidak mengetahui pasti identitas orang lain yang ikut tertangkap bersama Gatot.
"Saya tidak hafal siapa saja," kata Boy.
Gatot ditangkap di sebuah kamar hotel di Mataram, NTB, pada Minggu (28/8/2016) malam. Saat ditangkap, Gatot diduga sedang pesta narkoba.
Pria yang akrab disapa Aa Gatot itu ditangkap bersama istrinya, Dewi Aminah. Polisi menyebut anak Gatot juga termasuk dari delapan orang yang ditangkap.
Saat ini, kasus narkotika Gatot dan orang-orang yang ditangkap bersamanya ditangani oleh Polres Mataram.
Sementara itu, dalam pengembangan kasusnya, tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan menemukan adanya senjata api dan amunisi serta hewan langka di kediaman Gatot di wilayah Kebayoran Baru.
Polisi memastikan Gatot tak memiliki izin kepemilikan senjata dan hewan langka itu. Saat ini, kedua kasus itu ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Jaksa: Keluarga Keberatan Jasad Mirna Diautopsi Menyeluruh

Jaksa: Keluarga Keberatan Jasad Mirna Diautopsi Menyeluruh

Tindakan dokter forensik RS Polri Kramatjati yang tidak mengautopsi jasad Wayan Mirna Salihin secara keseluruhan, menjadi celah bagi pengacara Jessica Wongso untuk meragukan Mirna meninggal karena racun sianida berdosis tinggi.
Sebab, fakta yang ditemukan hanya ada 0,2 miligram sianida di lambung Mirna, di mana jumlah tersebut dinilai tidak mematikan.

Pihak Jessica pun semakin ragu kala ahli toksikologi dari Universitas Udayana I Made Agus Gelgel Wirasuta mengatakan, parameter seseorang terpapar sianida dosis tinggi adalah ditemukannya senyawa thiocynate di organ hati Mirna. Kenyataannya thiocynate tak ditemukan di organ hati Mirna.

"Di kedokteran forensik, tidak ada instrumen hukum yang melindungi ahli kedokteran forensik untuk melakukan outopsi. Ini harus faktor kerelaan dan izin keluarga. Ini adalah faktor sosiologis. Di Indonesia memerlukan persetujuan keluarga," bela Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardito Muwardo atas tindakan dokter forensik yang tak mengautopsi seluruh organ tubuh Mirna, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

Keputusan dokter forensik RS Polri Kramatjati yang hanya membedah organ pencernaan Mirna, dijelaskan Ardito sebagai win win solution di tengah situasi keluarga yang keberatan jasad Mirna diautopsi dan kepentingan polisi untuk memastikan penyebab kematian tak wajar Mirna.

"Dalam kasus ini tidak didapat (izin keluarga), maka yang dilakukan hanya kompromi. Kalau tidak bisa autopsi dengan pembedahan, apa saja yang kemudian dibutuhkan (untuk mencari penyebab tewasnya Mirna). Yah akhirnya dengan cara pengambilan sampel," terang Ardito.

Dua ahli racun yakni Wirasuta dan Nur Samran Subandi menjelaskan, dosis 0,2 miligram racun sianida di lambung Mirna merupakan sisa sianida yang belum menguap setelah berhari-hari Mirna tewas.

amun, penasehat hukum Jessica menganggap argumentasi kedua ahli tidak dilandasi hasil pemeriksaan forensik yang kuat.

Ummu Hani_Kewirausahaan









Senin, 29 Agustus 2016

Ummu Hani_FISIKA




Ummu Hani_MEMAHAMI CARA PENGGUNAAN PERALATAN TATA CAHAYA

MEMAHAMI CARA PENGGUNAAN PERALATAN TATA CAHAYA
Unsur-unsur penting dalam pencahayaan adalah:
1.     Tersedianya peralatan dan perlengkapan
2.    Tata letak dan titik fokus
3.    Keseimbangan warna
4.    Penguasaan alat dan perlengkapan
5.    Pemahaman naskah
Fungsi khusus pencahayaan yaitu:
1.     Mengadakan pilihan bagi segala hal yang diperhatikan
2.    Mengungkapkan bentuk
3.    Membuat gambar wajah
4.    Membuat komposisi
Objek penting dalam pencahayaan:
1.     Menerangi
2.    Menciptakan peluang 3dimensi
3.    Menuntun perhatian penonton
4.    Menciptakan mood dari sebuah adegan
5.    Menjelaskan waktu

6.    Mengkontribusikan berbagai aspek estetis dalam pengkomposisian

Ummu Hani_matematika