Kamis, 01 September 2016

Ummu Hani_KIMIA


Reza Artamevia, Murid Aa Gatot Terseret Jurang Narkoba

Reza Artamevia, Murid Aa Gatot Terseret Jurang Narkoba

Guru spiritual Gatot Brajamusti atau Aa Gatot ditangkap tim gabungan Polres Mataram dan Lombok Barat saat pesta narkoba. Dia ditangkap di kamar Hotel Golden Tulip kamar 1100 Jalan Jendral Sudirman No 4 Selaparan, Kota Mataram, NTB, Minggu 28 Agustus 2016, sekitar pukul 23.00 WIB.

Belakangan diketahui ada mantan penyanyi Reza Artamevia bersama Aa Gatot saat sedang digerebek. Selain Reza ada 7 orang lainnya yaitu Dewi Aminah istri Aa Gatot, 2 anaknya serta 3 rekannya. 

Setelah digelandang ke polres Mataram, mereka menjalani tes urine. Hasilnya, enam orang dinyatakan positif. "Salah satunya Reza, sementara yang dua negatif," kata Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti saat dihubungi Liputan6.com, Selasa 30 Agustus 2016.

Setelah diperiksa, urin Reza mengandung amphetamin. Artinya dia positif menggunakan narkoba.

Mantan Bagian Infokom Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Ozzy SS mengatakan tak percaya dengan peristiwa penggerebekan narkoba Aa Gatot. Malah, Ozzy SS pun sempat mengira hal itu cuma kejutan ulang tahun Aa Gatot. Namun, ketika melihat kelengkapan personel kepolisian, Ozzy SS jadi percaya.‎

"Saya pikir ini surprise atau kejutan untuk Aa. Karena dia ulang tahun pas jam 12 malam itu. Saya mikir surprise biasa, eh pas saya masuk kamar beliau sudah banyak polisi, saya bingung ada apa ini," Ozzy menjelaskan.

Ummu Hani_Fungsi dari bagian-bagian Kamera Video

Fungsi dari bagian-bagian Kamera Video

Bagian-bagian Kamera video :



  1. Penutup lensa.

  1. Layar LCD.

  1. Tombol pembuka layar LCD.

  1. Tombol volume.

  1. Batery.

  1. Pengunci batery.

  1. Tombol power.

  1. Tombol start/stop merekam.

  1. Jek memasukan listrik dari adaptor .

10.Tempat memasang tali handy camera Lensa.

11.Informasi Battery

12.Tombol Lampu

13.Tombol untuk memilih kualitas warna

14.Lensa

15.Mikrophone/Mike

16.Lampu tanda Merekam

17.Infrared (Merekam di tempat Gelap)

18.Tombol cntrol Video

19.Tombol Penggunaan Lampu

20.Tombol FADER

21.Tombol BACK LIGHT

22.Tombol FOCUS


Fungsi dari bagian-bagian Kamera Video
DSLR
itu adalah digital single lens reflex, maksudnya ialah sebuah kameradengan sistem digital (menggunakan prosessor, chip, memory, dan kecanggihanteknologi dalam menangkap gambar) yang memakai satu buah lensa yangterpasang di body kamera tersebut. reflex mirror didalam kamera akan naik keatas disaat kamu menekan tombol shutter dan di saat itu sensor gambar didalam kamera akan merekam suatu gambar.
Eyepiece (dudukan mata)
= dudukan untuk mata kita disaat melihat keviewfinder.
Viewfinder (jendela bidik)
= viewfinder menggunakan metode pentaprisma(bentuk segilima) yang ditempatkan di atas jalur optikal melalui lensa kelempengan sensor image. cahaya yang masuk kemudian dipantulkan ke atasoleh mirror (kaca cermin pantul) dan mengenai pentaprisma. pentaprisma

kemudian memantulkan cahaya beberapa kali hingga mengenai viewfinder (jendela bidik). saat tombol shutter dilepaskan, kaca membuka jalan bagi cahayasehingga cahaya dapat langsung mengenai sensor image.
Image sensor (sensor penangkapan gambar)
= sebuah sensor yangdigunakan untuk mengolah dan menangkap suatu gambar yang terdapat didalam sebuah kamera. ukuran sensor ada bermacam-macam, yaitu APS-C
Fungsi dan bagian-bagian kamera video serta teknik pengambilan gambar Hal. 3
berukuran 15x23mm, APS-H berukuran 19x29mm, dan FULL-FRAME 24x36mm(sama dengan besar ukuran film).
Flash (cahaya seperti blits)
= flash biasanya digunakan untuk menolong kitadalam mengambil foto dalam keadaan gelap.
Hotshoe (dudukan eksternal flash)
= sebuah dudukan untuk eksternal flashyang biasanya berada di tengah atas body kamera.
Lens (lensa)
= sebuah lensa yang tertanam di mount body kamera (lensa bisadilepas dr body dan diganti) yang berfungsi untuk memokuskan cahaya hinggamampu ditangkap oleh image sensor. di bagian luar lensa biasanya terdapat tigacincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma,dan cincin fokus. karakter lensa itu ada 5, wide (melebar), macro(memperbesar),tele (zoom), tilt & shift dan fish eye. dan jenis lensa ada 2 fix(tidak bisa dirubah seperti, 50mm) dan zoom (ada rangenya seperti, 17-85mm).lensa juga mempunya fitur is (image stabilizer) untuk meredam getaran daritangan dan usm (ultrasonic motor) untuk mempercepat dan sunyi dalampencarian focusing. *is usm kode di jenis kamera dlsr canon. fitur tersebut dilensa kamera dslr lainnya juga ada, tapi kode nama yang lain tetapi denganfungsi yang sama.
Lenshood
= sebuah tambahan pada lensa untuk mengurangi cahaya yangberlebih, dampak flare dan pelindung bagian depan permukaan lensa, dan jugasebagai penambah tampilan lensa agar terlihat lebih sangar. *ingat : pemakaianhood yang tidak sesuai dengan seri lensanya akan menimbulkan vignetting(vignetting = flek hitam pada sisi-sisi ujung hasil gambar).
LCD monitor (layar LCD)
= untuk melihat hasil gambar dan memantau modeyang kita pakai untuk mengambil gambar.
Titik focus
= jika kamu melihat ke dalam viewfinder, maka kamu akan melihatsebuah titik-titik kecil yang tersebar (banyaknya titik tergantung jenis dan modelkamera) dimana titik focus itu untuk membantu kamu mencari focus gambar yang mau diambil.
BODY CAMERA
Body camera ini berisi tabung pengambil gambar (pick up tube) yang berfungsiuntuk merubah gambar optik yang di hasilkan lensa menjadi sinyal elektrik.Di body camera ini biasanya juga di lengkapi dgn beberapa fasilitas cameraseperti: white balance,shuuter speed,digital efek dll tergantung jenis camera dankebutuhannya


Ummu Hani_ETOS KERJA DALAM ISLAM

ETOS KERJA DALAM ISLAM
A. Hakekat Etos Kerja dalam Islam
Ethos berasal dari bahasa Yunani yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter serta keyakinan atas sesuatu.
Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh kelompok bahkan masyarakat. Ethos dibentuk oleh berbagai kebiasaan, pengaruh, budaya serta sistem nilai yang diyakininya. Dari kata etos ini dikenal pula kata etika yang hamper mendekati pada pengertian akhlak atau nilai-nilai yang berkaitan dengan baik buruk moral sehingga dalam etos tersebut terkandung gairah atau semangat yang amat kuat untuk mengerjakan sesuati secara optimal lebih baik dan bahkan berupaya untuk mencapai kualitas kerja yang sesempurna mungkin.
Dalam al-Qur’an dikenal kata itqon yang berarti proses pekerjaan yang sungguh-sungguh, akurat dan sempurna. (An-Naml : 88). Etos kerja seorang muslim adalah semangat untuk menapaki jalan lurus, dalam hal mengambil keputusan pun, para pemimpin harus memegang amanah terutama para hakim. Hakim berlandaskan pada etos jalan lurus tersebut sebagaimana Dawud ketika ia diminta untuk memutuskan perkara yang adil dan harus didasarkan pada nilai-nilai kebenaran, maka berilah keputusan (hukumlah) di antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjuklah (pimpinlah) kami ke jalan yang lurus (QS. Ash Shaad : 22)
Pengertian Kerja
Kerja dalam pengertian luas adalah semua bentuk usaha yang dilakukan manusia, baik dalam hal materi maupun non-materi, intelektual atau fisik maupun hal-hal yang berkaitan dengan masalah keduniawian atau keakhiratan. Kamus besar bahasa Indonesia susunan WJS Poerdarminta mengemukakan bahwa kerja adalah perbuatan melakukan sesuatu. Pekerjaan adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah.
KH. Toto Tasmara mendefinisikan makan dan bekerja bagi seorang muslim adalah suatu upaya sungguh-sungguh dengan mengerahkan seluruh asset dan zikirnya untuk mengaktualisasikan atau menampakkan arti dirinya sebagai hamba Allah yang menundukkan dunia dan menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang terbaik atau dengan kata lain dapat juga dikatakan bahwa dengan bekerja manusia memanusiakan dirinya.
Lebih lanjut dikatakan bekerja adalah aktivitas dinamis dan mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan tertentu (jasmani dan rohani) dan di dalam mencapai tujuannya tersebut dia berupaya dengan penuh kesungguhan untuk mewujudkan prestasi yang optimal sebagai bukti pengabdian dirinya kepada Allah SWT.
Di dalam kaitan ini, al-Qur’an banyak membicarakan tentang aqidah dan keimanan yang diikuti oleh ayat-ayat tentang kerja, pada bagian lain ayat tentang kerja tersebut dikaitkan dengan masalah kemaslahatan, terkadang dikaitkan juga dengan hukuman dan pahala di dunia dan di akhirat. Al-Qur’an juga mendeskripsikan kerja sebagai suatu etika kerja positif dan negatif. Di dalam al-Qur’an banyak kita temui ayat tentang kerja seluruhnya berjumlah 602 kata, bentuknya :
1) Kita temukan 22 kata ‘amilu (bekerja) di antaranya di dalam surat al-Baqarah: 62, an-Nahl: 97, dan al-Mukmin: 40.
2) Kata ‘amal (perbuatan) kita temui sebanyak 17 kali, di antaranya surat Hud: 46, dan al-Fathir: 10.
3) Kata wa’amiluu (mereka telah mengerjakan) kita temui sebanyak 73 kali, diantaranya surat al-Ahqaf: 19 dan an-Nur: 55.
4) Kata Ta’malun dan Ya’malun seperti dalam surat al-Ahqaf: 90, Hud: 92.
5) Kita temukan sebanyak 330 kali kata a’maaluhuma’maaluna’maluka, ‘amaluhu, ‘amalikum, ‘amalahum, ‘aamul dan amullah. Diantaranya dalam surat Hud: 15, al-Kahf: 102, Yunus: 41, Zumar: 65, Fathir: 8, dan at-Tur: 21.
6) Terdapat 27 kata ya’mal, ‘amiluun, ‘amilahu, ta’mal, a’malu seperti dalam surat al-Zalzalah: 7, Yasin: 35, dan al-Ahzab: 31.
7) Disamping itu, banyak sekali ayat-ayat yang mengandung anjuran dengan istilah seperti shana’a, yasna’un, siru fil ardhi ibtaghu fadhillah, istabiqul khoirot, misalnya ayat-ayat tentang perintah berulang-ulang dan sebagainya.
Di samping itu, al-Qur’an juga menyebutkan bahwa pekerjaan merupakan bagian dari iman, pembukti bahwa adanya iman seseorang serta menjadi ukuran pahala hukuman, Allah SWT berfirman:
“…barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh…” (Al-Kahfi: 110)
Ada juga ayat al-Qur’an yang menunjukkan pengertian kerja secara sempit misalnya firman Allah SWT kepada Nabi Daud As.
“ Dan Telah kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu…” (al-Anbiya: 80)
Dalam surah al-Jumu’ah ayat 10 Allah SWT menyatakan :
“ Apabila Telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (al-Jumu’ah: 10)
Pengertian kerja dalam keterangan di atas, dalam Islam amatlah luas, mencakup seluruh pengerahan potensi manusia. Adapun pengertian kerja secara khusus adalah setiap potensi yang dikeluarkan manusia untuk memenuhi tuntutan hidupnya berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, dan peningkatan taraf hidup.
Inilah pengertian kerja yang bisa dipakai dalam dunia ketenaga-kerjaan dewasa ini, sedangkan bekerja dalam lingkup pengertian ini adalah orang yang bekerja dengan menerima upah baik bekerja harian, maupun bulanan dan sebagainya.
Pembatasan seperti ini didasarkan pada realitas yang ada di negara-negara komunis maupun kapitalis yang mengklasifikasikan masyarakat menjadi kelompok buruh dan majikan, kondisi semacam ini pada akhirnya melahirkan kelas buruh yang seringkali memunculkan konflik antara kelompok buruh atau pun pergerakan yang menuntut adanya perbaikan situasi kerja, pekerja termasuk hak mereka.
Konsep klasifikasi kerja yang sedemikian sempit ini sama sekali tidak dalam Islam, konsep kerja yang diberikan Islam memiliki pengertian namun demikian jika menghendaki penyempitan pengertian (dengan tidak memasukkan kategori pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan ibadah dan aktivitas spiritual) maka pengertian kerja dapat ditarik pada garis tengah, sehingga mencakup seluruh jenis pekerjaan yang memperoleh keuntungan (upah), dalam pengertian ini tercakup pula para pegawai yang memperoleh gaji tetap dari pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga lainnya.
Pada hakikatnya, pengertian kerja semacam ini telah muncul secara jelas, praktek mu’amalah umat Islam sejak berabad-abad, dalam pengertian ini memperhatikan empat macam pekerja :
1) al-Hirafiyyin; mereka yang mempunyai lapangan kerja, seperti penjahit, tukang kayu, dan para pemilik restoran. Dewasa ini pengertiannya menjadi lebih luas, seperti mereka yang bekerja dalam jasa angkutan dan kuli.
2) al-Muwadzofin: mereka yang secara legal mendapatkan gaji tetap seperti para pegawai dari suatu perusahaan dan pegawai negeri.
3) al-Kasbah: para pekerja yang menutupi kebutuhan makanan sehari-hari dengan cara jual beli seperti pedagang keliling.
4) al-Muzarri’un: para petani.
Pengertian tersebut tentunya berdasarkan teks hukum Islam, diantaranya hadis rasulullah SAW dari Abdullah bin Umar bahwa Nabi SAW bersabda,berikanlah upah pekerja sebelum kering keringat-keringatnya. (HR. Ibn Majah, Abu Hurairah, dan Thabrani).
Pendapat atau kaidah hukum yang menyatakan : “Besar gaji disesuaikan dengan hasil kerja.” Pendapat atau kaidah tersebut menuntun kita dalam mengupah orang lain disesuaikan dengan porsi kerja yang dilakukan seseorang, sehingga dapat memuaskan kedua belah pihak.
B. Etika Kerja dalam Islam
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai salah seorang diantara kamu yang melakukan pekerjaan dengan itqon (tekun, rapi dan teliti).” (HR. al-Baihaki)
Dalam memilih seseorang ketika akan diserahkan tugas, rasulullah melakukannya dengan selektif. Diantaranya dilihat dari segi keahlian, keutamaan (iman) dan kedalaman ilmunya. Beliau senantiasa mengajak mereka agar itqon dalam bekerja.
Sebagaimana dalam awal tulisan ini dikatakan bahwa banyak ayat al-Qur’an menyatakan kata-kata iman yang diikuti oleh amal saleh yang orientasinya kerja dengan muatan ketaqwaan.
Penggunaan istilah perniagaan, pertanian, hutang untuk mengungkapkan secara ukhrawi menunjukkan bagaimana kerja sebagai amal saleh diangkatkan oleh Islam pada kedudukan terhormat.
Pandangan Islam tentang pekerjaan perlu kiranya diperjelas dengan usaha sedalam-dalamnya. Sabda Nabi SAW yang amat terkenal bahwa nilai-nilai suatu bentuk kerja tergantung pada niat pelakunya. Dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda bahwa “sesungguhnya (nilai) pekerjaan itu tergantung pada apa yang diniatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Tinggi rendahnya nilai kerja itu diperoleh seseorang tergantung dari tinggi rendahnya niat. Niat juga merupakan dorongan batin bagi seseorang untuk mengerjakan atau tidak mengerjakan sesuatu.
Nilai suatu pekerjaan tergantung kepada niat pelakunya yang tergambar pada firman Allah SWT agar kita tidak membatalkan sedekah (amal kebajikan) dan menyebut-nyebutnya sehingga mengakibatkan penerima merasa tersakiti hatinya.
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya Karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian…” (al-Baqarah : 264)
Keterkaitan ayat-ayat di atas memberikan pengertian bahwa taqwa merupakan dasar utama kerja, apapun bentuk dan jenis pekerjaan, maka taqwa merupakan petunjuknya. Memisahkan antara taqwa dengan iman berarti mengucilkan Islam dan aspek kehidupan dan membiarkan kerja berjalan pada wilayah kemashlahatannya sendiri. Bukan kaitannya dalam pembangunan individu, kepatuhan kepada Allah SWT serta pengembangan umat manusia.
Perlu kiranya dijelaskan disini bahwa kerja mempunyai etika yang harus selalu diikut sertakan didalamnya, oleh karenanya kerja merupakan bukti adanya iman dan barometer bagi pahala dan siksa. Hendaknya setiap pekerjaan disampung mempunyai tujuan akhir berupa upah atau imbalan, namun harus mempunyai tujuan utama, yaitu memperoleh keridhaan Allah SWT. Prinsip inilah yang harus dipegang teguh oleh umat Islam sehingga hasil pekerjaan mereka bermutu dan monumental sepanjang zaman.
Jika bekerja menuntut adanya sikap baik budi, jujur dan amanah, kesesuaian upah serta tidak diperbolehkan menipu, merampas, mengabaikan sesuatu dan semena-mena, pekerjaan harus mempunyai komitmen terhadap agamanya, memiliki motivasi untuk menjalankan seperti bersungguh-sungguh dalam bekerja dan selalu memperbaiki muamalahnya. Disamping itu mereka harus mengembangkan etika yang berhubungan dengan masalah kerja menjadi suatu tradisi kerja didasarkan pada prinsip-prinsip Islam.
Adapun hal-hal yang penting tentang etika kerja yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
  1. Adanya keterkaitan individu terhadap Allah, kesadaran bahwa Allah melihat, mengontrol dalam kondisi apapun dan akan menghisab seluruh amal perbuatan secara adil kelak di akhirat. Kesadaran inilah yang menuntut individu untuk bersikap cermat dan bersungguh-sungguh dalam bekerja, berusaha keras memperoleh keridhaan Allah dan mempunyai hubungan baik dengan relasinya. Dalam sebuah hadis rasulullah bersabda, “sebaik-baiknya pekerjaan adalah usaha seorang pekerja yang dilakukannya secara tulus.” (HR Hambali)
  2. Berusaha dengan cara yang halal dalam seluruh jenis pekerjaan. Firman Allah SWT :
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (al-Baqarah: 172)
  1. Dilarang memaksakan seseorang, alat-alat produksi atau binatang dalam bekerja, semua harus dipekerjakan secara professional dan wajar.
  2. Islam tidak membolehkan pekerjaan yang mendurhakai Allah yang ada kaitannya dengan minuman keras, riba dan hal-hal lain yang diharamkan Allah.
  3. Professionalisme yaitu kemampuan untuk memahami dan melakukan pekerjaan sesuai dengan prinsip-prinsip keahlian. Pekerja tidak cukup hanya memegang teguh sifat amanah, kuat dan kreatif serta bertaqwa tetapi dia juga mengerti dan benar-benar menguasai pekerjaannya. Tanpa professionalisme suatu pekerjaan akan mengalami kerusakan dan kebangkrutan juga menyebabkan menurunnya produktivitas bahkan sampai kepada kesemrautan manajemen serta kerusakan alat-alat produksi
C. Kesimpulan
Ethos kerja seorang muslim ialah semangat menapaki jalan lurus, mengharapkan ridha Allah SWT.

Etika kerja dalam Islam yang perlu diperhatikan adalah (1) Adanya keterkaitan individu terhadap Allah sehingga menuntut individu untuk bersikap cermat dan bersungguh-sungguh dalam bekerja, berusaha keras memperoleh keridhaan Allah dan mempunyai hubungan baik dengan relasinya. (2) Berusaha dengan cara yang halal dalam seluruh jenis pekerjaan. (3) tidak memaksakan seseorang, alat-alat produksi atau binatang dalam bekerja, semua harus dipekerjakan secara professional dan wajar. (4) tidak melakukan pekerjaan yang mendurhakai Allah yang ada kaitannya dengan minuman keras, riba dan hal-hal lain yang diharamkan Allah. (5) Professionalisme dalam setiap pekerjaan.

Rabu, 31 Agustus 2016

Andrew Dipukul Orang yang Meneriakinya "Ahok Ahok, Lu Ahok Ya?" di Transjakarta

Andrew Dipukul Orang yang Meneriakinya "Ahok Ahok, Lu Ahok Ya?" di Transjakarta

Andrew Budikusuma menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal di dalam bus transjakarta. Selain dipukul, Andrew juga mendapat kata-kata bernada rasial dari orang tak dikenal tersebut.
Andrew menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (26/8/2016) sekitar pukul 20.30 WIB lalu. Saat itu, dia tengah menaiki bus transjakarta dari Kuningan menuju ke Semanggi.
Setibanya bus tersebut di Halte Semanggi, ada sekitar 3-4 orang menaiki bus yang ditumpangi Andrew sambil berteriak menyebut nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kemudian, orang tersebut datang menghamipiri Andrew sambil berteriak "Ahok Ahok, lu Ahok ya?" dan mengajak berkelahi, lalu memukulnya.
"Kejadian pemukulan terjadi persis antara pintu bus dan halte. Saya sudah ada di bus. Saya naik dari Kuningan, kemudian para pelaku naik dari Semanggi, kemudian memukul saya dan turun di Halte JCC," ujar Andrew saat dihubungi, Selasa (30/8/2016).
Andrew mengatakan, dia sudah berusaha mengelak ajakan berkelahi dari orang yang tak dikenal tersebut. Namun, mereka tetap saja memukul Andrew di bagian kepala dan bibirnya.
Selain itu, orang tersebut juga berusaha menariknya keluar dari dalam bus. Beruntung, ada salah satu penumpang yang menolong Andrew dengan menariknya ke dalam bus kembali.
"Yang luka bagian atas dan bawah bibir saya dan yang masih berbekas benjolan-benjolan kecil di kepala saya," ucapnya.
Setelah memukul, kata Andrew, orang tak dikenal tersebut langsung turun di Halte JCC. Andrew mengaku tak sempat mengenali orang tersebut karena kejadiannya begitu cepat. Dia hanya mengingat orang tak dikenal tersebut menggunakan baju batik.
Andrew mengaku menyesal petugas transjakarta tidak menolongnya. Menurut dia, petugas transjakarta tidak responsif dan tidak menyuruh dia untuk membuat laporan mengenai kejadian naas yang menimpanya.
Andrew berencana melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya. Andrew mengaku sudah menghubungi pihak Transjakarta mengenai adanya CCTV yang merekam kejadian tersebut di Halte JCC.
Namun, pihak Transjakarta meminta Andrew membawa surat keterangan dari pihak kepolisian untuk meminta rekaman CCTV tersebut.
"Saya sudah menghubungi pihak Transjakarta, mereka mengatakan di rekaman CCTV memang ada kejadian itu, tetapi saya diminta untuk membuat laporan kepolisian terlebih dahulu," ujarnya.

Ummu Hani_TUTORIAL ADOBE CAPTIVATE

TUTORIAL ADOBE CAPTIVATE

Hai guys, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara menggunakan Adobe Captivate dalam pembuatan dokumen presentasi :) . Adobe Captivate merupakan software yang digunakan untuk membuat sebuah dokumen presentasi maupun membuat tutorial. Kelebihan adobe captivate sendiri dibandingkan dengan software yang lain seperti power point, pada adobe captivate ini bisa merekam semua aplikasi yang ada dalam komputer kita yang sedang kita jalankan yang kemudian bisa dibuat menjadi sebuah tutorial. Untuk mengenal lebih jauh tentang aplikasi ini mari kita mempelajari aplikasi ini dimulai dari basic penggunaan software ini. Ikutilah langkah-langkah dibawah ini:

1. Buka aplikasi adobe captivate 4 pada komputer anda, selanjutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini!pilih software simulation
2. Setelah memilih software simulation akan keluar tampilan seperti dibawah ini, kemudian pilih aplications dan pilih aplikasi yang sedang anda jalankan dan ingin anda buat tutorialnya. Dalam contoh pada gambar di bawah ini saya memilih aplikasi coreldraw sebagai aplikasi yang akan saya buat tutorial penggunaan/belajar corel draw dengan merekamnya menggunakan adobe captivate yang kemudian akan menjadi sebuah file presentasi atau tutorial.

3. selanjutnya pilih ukuran screen yang akan dibuat. Dalam contoh pada gambar dibawah ini saya menggunakan ukuran screen 680 x 480 full screen, kemudian tekan ok
 
 
 4. setelah memilih ukuran screen maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Selanjutnya untuk merekamnya anda tinggal menekan tombol ● pada layar sebelah kiri atas dan anda tinggal mainkan program yang akan anda buat tutorialnya seperti pada gambar yang saya contohkan dibawah ini dengan menggunakan aplikasi coreldraw.


5. kemudian untuk menghentikan proses perekaman atau jika anda sudah selesai membuat tutorialnya, tekan tombol End pada keyboard anda. Maka adobe captivate akan secara otomatis menghentikan proses perekamannya kemudian anda tinggal menyimpan data rekamannya saja kedalam folder yang anda inginkan.

6. hasil akhirnya akan seperti pada gambar dibawah ini dan untuk melihat hasilnya tekan preview > project kemudian anda akan mengetahui hasil dari tutorial yang telah anda buat tadi.


2 Jam Setelah Meninggal, Seharusnya Ada Tanda Ini di Tubuh Mirna

2 Jam Setelah Meninggal, Seharusnya Ada Tanda Ini di Tubuh Mirna

Dokter forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Budi Sampurna menjadi ahli dalam sidang ke-16 kasus pembunuhan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso. Ia menuturkan, tanpa dibedahnya jasad Wayan Mirna sekalipun, akan ada tanda lebam mayat yang identik menunjukkan korban meninggal akibat racun sianida.
Tanda itu, menurut Budi, adalah lebam berwarna merah terang atau cherry red. Warna lebam ini pada umumnya muncul pada mayat dengan sebab kematian racun sianida karena terjadinya peningkatan kadar oksigen dalam pembuluh darah vena.
"Pada kasus kematian karena racun sianida, biasanya bisa dikenali dengan lebam berwarna merah cerah (cherry red) pada bagian tubuh korban," jelas Budi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).
Lanjut Budi, lebam berwarna merah terang ini sudah muncul sekitar dua jam setelah korban meninggal. Lebam akan terlihat paling nyata dan jelas dalam jangka waktu 12 jam setelah korban dinyatakan meninggal.
Namun, dalam kasus ini tidak ditemukan lebam mayat berwarna cherry red pada tubuh Mirna Salihin.
"Lebam mayat biasa muncul 2 jam setelah korban meninggal, tapi cherry red paling kelihatan 12 jam setelah kematian," papar dia.
Mirna Salihin dinyatakan meninggal pada 6 Januari 2016 pukul 18.30 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat setelah menyeruput es kopi Vietnam di Kafe Olivier. Menurut diagnosis dan resume medis dokter umum RS Abdi Waluyo, Adiyanto Didiet, Mirna telah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.